Sunday, June 29, 2008

life skills..........

Duluuu......... saat anak2 masih kecil (usia SD) mereka sering mengalami kesulitan mengerjakan hal2 yang sifatnya praktis dan sehari2......mungkin karena ada mamahnya dan si mba yang selalu ada di samping mereka dan siap siaga membantu mereka kapanpun mereka perlu . Mau pakai baju seragam tinggal pakai saja g perlu strika sendiri apalagi harus nyuci.....mau makan juga tinggal ambil di meja makan dan g pernah tuh acara pakai masak nasi sendiri.....demikan juga kalau sepatunya kotor tinggal bilang si mba untuk dicuciin. dst dst ......

Nah ga mau mereka berkembang jadi anak mamah dan anak manja yang bisanya cuma bilang "tolong mah" atau " tolong mba", dan juga untuk membuat mereka bisa tetap "survive" walaupun g ada mamah dan si mba maka sedikit demi sedikit saya mulai mengajarkan hal2 praktis kepada mereka......mulai dari cara menyetrika, mengoperasikan mesin cuci sampai ke hal2 sepele seperti memasukkan tali sepatu sekolah mereka.

Dan biasanya saya sering membahasakan kepada mereka hal2 praktis ini dengan sebutan "life skill" (tanpa perlu saya terjemahkan lagi).........jadi mereka sudah paham kalau mereka g bisa sesuatu maka mamahnya akan langsung mengajarkan dan menyuruh mereka mempraktekkan sambil bilang " life skill teh, mba atau de"......dan biasanya mereka langsung ngerti bahwa berarti mereka harus bisa mengerjakannya sendiri.

Begitu seterusnya sampai akhirnya sekarang mereka semakin dewasa dan semakin menguasai banyak hal melebihi ibunya sendiri.
Nah! kemarin ini saya tidak bisa mengerjakan sesuatu hal (mengaitkan tali penggantung ke flash disk yang baru saja saya beli ) ......dan akhirnya saya minta bantuan si bungsu untuk mengaitkannya.... ternyata buat si bungsu ini hal yg sangat2 mudah....dan yg mengagetkan si bungsu mengerjakannya sambil berkata kepada saya " life skill mah".....hehehe benar2 terbalik keadaannnya sekarang......dan sepertinya sekarang giliran mamahnya yg harus belajar life skill ke anaknya, karena anak2 sekarang lebih cepat menyerap hal2 baru apalagi yg berkaitan dengan teknologi canggih.........huuuaaaa mamahnya mah kalah jauuh deh.

Friday, June 27, 2008

22 tahun dan romantisme ala kami

Alhamdulillah tanggal 25 Juni kemarin genap sudah 22 tahun usia pernikahan kami.....dan ternyata perkawinan itu rasanya seperti permen Nano-nanoyaaa....ada manis, asem , asin...rameenya  rasanya.....dan bahkan sekali2 ada getirnya juga.

Bersyukur kami bisa melalui masa2 yang beraneka rasa itu. Dan semakin panjang hitungan hari kami menjalani kebersamaan hidup, semakin kita merasa nyaman satu sama lain, semakin menikmati hari2 kebersamaan kita dengan atau tanpa anak2 (sekali2 tetap ngedate berdua aja).
udah ya ga mau berpanjang2 membahas masalah ini...takut bosan yg bacanya.
Sekarang kembali ke topik awal "romantisme ala kami".....seperti layaknya pasangan lain yang merayakan "wedding anniversary" pasti donk ada tukar2an kado....

Nah bukannya kami pasangan yg g romantis loo cuma aja kalau urusan kado memang kami sama2 g romantisnya..............alih2 memberi hadiah kejutan eh kita berdua malahan pergi ke BEC -Bandung Electronic Centre  buat memilih kado sesuai keinginan dan keperluan masing2(kebetulan kita berdua sama2 penggemar gadget).

Dan akhirnya setelah sekian lama mencari pulanglah kami dengan membawa kado pilihan sendiri....
sama sekali g terbersit kekecewaan sedikitpun karena g ada hadiah kejutan......malahan kami sama2 senang mendapatkan gadget yg memang kami butuhkan.

Lalu gimana dengan romantisme ala anda ? *jadi pengen tau juga nih*


Monday, June 9, 2008

AFS 2

bersambung dari cerita yg ini

Tulisan ini saya tulis sebagai tanda ucapan terimakasih  buat teman2 yang sdh mensupport dan mendoakan  anak bungsu saya yang  beberapa waktu lalu mengikuti program seleksi AFS....

Alhamdulillah si bungsu sudah lolos tahap 1 (ujian PU-pengetahuan umum).......dan kemarin pagi (minggu 8 Juni 2008), bungsuku kembali  menjalani tes tahap 2 di SMP negeri 7 Bandung.

Kali ini tesnya wawancara,  jumlah pewawancaranya 3 orang dan mereka bertiga dengan gencarnya menghujani bungsuku dengan pertanyaan2 yang lumayan sulit dan menyudutkan (lebih kurang 45 menit).
Ini sebenarnya wawancara dalam bahasa Indonesia, jadi tidak ada kesulitan bahasa, hanya saja sulit dalam materi pertanyaannya.
Sedangkan wawancara dalam bahasa Inggris malah kebalikannya alias lebih mudah menjawabnya.

Mohon do'anya ya teman2  bungsuku bisa lolos juga dlm seleksi tahap 2 ini (masih ada seleksi tahap 3 yaitu dinamika kelompok).............walaupun  pada akhirnya semua kami kembalikan kepada yang di atas.......apapun hasilnya, InsyaAllah itu yg terbaik untuk anak kami.

Thursday, June 5, 2008

serunya berburu tempat kos di Jakarta (kost di Pulomas)

bersambung dari cerita sebelumnya....
Akhirnya jadi juga Tazy KP di Jakarta.....berarti Tazy juga harus tinggal di Jakarta juga kan? secara g mungkin juga bolak-balik Bandung-Jkt pp tiap hari. Nah, tadinya Tazy mau tinggal di budenya aja di JKT, tepatnya di Lenteng Agung.....tapi dipikir2 lagi, jauh juga ya LA  dengan daerah A.Yani (Pulomas)....bisa2 waktunya habis di jalan...belum lagi kalau mikir ruwet dan macetnya LaLin di Jakarta......sepertinya mendingan kos aja deh di lokasi sekitar kantor.

Berhubung keputusan untuk untuk indekostnya mendadak (senin ini sdh harus masuk KP), jadilah kita pontang-panting browsing sana-sini untuk cari tepat kost . Dari hasil browsing dapatlah beberapa alamat dan nomor yg bisa dihubungi.

Dan kemarin itu, berdua Tazy....kami meluncur menuju tempat2 kost baik yang sdh ada di list kami maupun yg belum.
Hasil pertama (bukan yg dari list) kami mendapatkan sebuah rumah kos yg cukup bagus....namun pas kami tanya harganya......ampuuun.....benar2 tak  terpikirkan ada tempat kos yg semahal itu.....langsung saja kami tinggalkan tempat itu tanpa ingin tau lebih jauh lagi.

 Meluncur lagi ke tempat kos yg ada di list kami.....tempat ini ada di urutan pertama daftar list kami......hmm kalau dari segi lokasi sangat2 bagus, pinggir jalan, akses ke kantor jg dekat...tapi pas kami lihat kedalam, sangat mengecewakan...seperti gudang saja yg diberi AC dan Kamar mandi....padahal harganya juga masih diatas 1jt/bulannya.

Lanjut ke yg berikutnya.....kali ini "price" nya sangat2 terjangkau ...kost2an putri pula....tapi sesuai pepatah "ono rego ono rupo"  yah dengan kata lain harga mah g bisa dibohongi....yah kondisi kamarnya dan keseluruhan kos2annya begitulah, benar2 sesuai harganya...sehingga langsung ditolak oleh anak saya.

Beranjak ke pencarian ke empat....setelah putar sana putar sini (masih di kawasan Pulomas)...dengan jalannya yg hampir semuanya buntu....dapatlah kami rumah ke empat (dapat info dari p satpam).....lagi2 mengecewakan...tepatnya seperti rumah hantu (sedikit berlebihan kan g apa ya).....hiiiiii...langsung kami terbirit2 meninggalkan rumah itu.

Setelah meninggalkan rumah ke empat (ke lima tepatnya, karena ada satu yg saya lewatkan ceritanya,karena langsung kami tinggalkan setelah melihat tampak luar bangunannya yg yang suram dan tak terawat seperti bioskop2 kecil jaman baheula)..........kami berdua merasa sangat2 lelah dan merasa sedikit hopeless (walaupun g boleh ya).............tapi harapan itu akhirnya timbul lagi setelah melihat sekerumunan bapak dan ibu di depan warung....setelah berbasa-basi sejenak kami bertanya mengenai tempat kos yg mereka tau............Alhamdulillah mereka memberitahu kita satu tempat kos yg tdk jauh dari situ, kata mereka sih bagus, rumah baru pula.....dengan semangat kita langsung meluncur lagi.....wah benar juga, pas kita lihat...luarnya saja sdh oke.....mba yg jaganya jg ramah .....lihat ke dalam temasuk lihat kamarnya juga oke....nah sekarang tinggal deg2an mengenai harganya...mengingat rumah sebelumnya dengan kondisi yg hampir sama tapi harganya selangit....tapi syukur Alhamdulillah, memang rejekinya Tazy kali ya....ternyata harganya masih terjangkau ...sesuai dengan budget kita pula!....yah sudah tanpa berlama2 , setelah membaca persyaratan dan perjanjian yg harus disepakati ...langsung kami membayar uang muka sebagai tanda jadi.....dan pulanglah kami kembali hari itu juga dengan perasaan legaaaaaaa.
kesimpulan :
dibandingkan dengan di Bandung, harga sewa kamar kos di JKT sangat mahal.....selain itu kemahalannya tidak sebanding dengan fasilitas yg diberikan.



Tuesday, June 3, 2008

teman "chatting" ku




mau memperkenalkan nih sama teman2 teman YM ku yg paling yunior....namanya panggilannya Utaz.....nah diantara semua teman YM, Utaz ini yang paling sering OL dan tentu saja mengajak ber"chatting" ria.
Punya teman YM anak TK...? Nyambung g ya obrolannya ?...heheheh nyambung2 aja tuh...buktinya Utaz ini selalu rajin menyapaku tiap kali aku OL. dan betah berlama2 ngobrol.......saking betahnya sampai2 saya yg harus ngingetin kalau Utaz sudah waktunya pergi ke sekolahnya, waktunya makan dll.
Tetapi pernah juga loo suatu waktu mati kata alis kehabisan kata2...kalau sudah begini paling kirim2 an gambar aja...hehehe
Oh ya Utaz ini juga tetanggaku ...satu Rt ...satu jalan...hehehe lucu yaa..deketan rumahnya kok "chatting2"an.
Hebatnya Neng Utaz ini sudah ngalahin ibu2 di lungkunganku loo....yah walaupun sebagian besar rumah di lingkunganku sdh terkoneksi jaringan internet (kolektif, murah pula) tapi hanya satu dua ibu2 yg bisa ber "surfing, browsing dan chatting" ria......padahal pengen juga sih YM an sama ibu2 sini, yah maklum saja walaupun tinggal berdekatan tapi paling bertemunya sebulan sekali di acara arisan....nah kalau ibu2nya pada bisa Ym an kan asyik....g ketemuan juga g masalah yg penting komunikasi jalan terus.......
Akhirnya daripada kelamaan nunggu ibu2nya tertarik ber "YM" ria....yah sudah sama anak Tk juga g masalah...hehehe