Wednesday, January 30, 2008

Diantara suami dan anak......


Akhir minggu ini...SMAN 2 Bandung mengadakan Bazaar tahunan. Bazaar yang ini bukan seperti Bazaarnya ibu2 yang penuh dengan aneka stand tempat jualan aneka produk. Yah....walaupun ada juga stand perwakilan masing2 kelas...tapi sebenarnya yang lebih menonjol ya pesta seninya.Kebetulan tahun ini acaranya mengundang NIDJI,Andra and the backbone, Glen Fredly dan beberpa grup band lainnya . Kebetulan dua gadisku yang bersekolah disini salah dua fansnya NIDJI.jadinya mereka semangat banget pengen nonton Bazaarnya SMA mereka. Padahal mereka tau juga susah sekali untuk dapat izin dari ayahandanya untuk bisa keluar malam (Bazaarnya diadakan malam hari). Dan benar saja .....gongnya tadi pagi...ketika bapaknya akhirnya memutuskan boleh nonton Bazaar hanya sampai jam 6-7 sore.....anak2 hanya bisa tertunduk lesu .....maklum, yg namanya bazaar tuh baru seru kalau sudah lewat jam 9 malam ....malahan gongnya (Penampilan band utamanya biasanya baru muncul menjelang tengah malam).
Tinggallah aku yang bingung diantara tiga orang yg sama2 kukasihi.....Diantara Suamiku yang sebenarnya sayangg banget ma anak2nya dan ingin anak2nya tdk terpengaruh oleh gaya hidup remaja masa kini yang serba permisive ........  dan anak gadisku yang hanya sekedar ingin melihat band fav mereka konser live (seumur2 mereka belum pernah melihat pertunjukan live band papan atas) dan mereka mau nontonnya dari masjid sekolah mereka bersama teman2 DKM (mesjidnya harus dijaga karena suka disalahgunakan untuk mereka yg menonton bazaar sambil mojok dgn yg bukan muhrimnya....).....


Thursday, January 24, 2008

Dulunya "under achievement"......

Sudah dua hari ini merasa sangat2 bersyukur padaNya........yah kemarin anakku mengirim sms yg bunyinya spt ini
"Mah, Alhamdulillah ekologi, proyek mikro sm proyek Eko dpt A.tp evolusi B, trus biomolekuler dpt T alias belum tuntas...tapi itu gr2asisteny...do'ain b'ubah jadi A y.trus mikro sm maninov jg do'ain bagus ya"....................Hari ini aku dapat sms lagi "Mah, aku bimolnya A...alhamdulillah...." untuk Mikro n maninov Alhamdulillah juga A. Akhirnya dikarenakan nilai IP yg nyaris 4...pada saat perwalian dosennya  menawarkan untuk ikut percepatan S2 (semester depan ikut kuliah S2).......padahal lulus S1 juga belum.
hhhh...rasanya lega dengarnya....perjuangan satu semester terbayar sudah....kuliah yg padat, praktikum . kulap kecil-besar, begadang ngerjakan tugas....akhirnya mendapat imbalan yang sepantasnya....Buat orang tua lain yang terbiasa dengan prestasi anak yg bagus mungkin ini hal biasa...tapi buatku yang tahu benar track record anakku saat di SD, SMP dan SMA...ini hal yang luar biasa dan patut disyukuri....yah sejak SD , SMP hingga SMA anakku termasuk gol "under achievement"......mungkin dikarenakan usia yang terlalu muda saat masuk SD....bayangkan ...sejak kelas 1 SD hingga kelas VI aku harus terus mendampinginya belajar, bahkan kadang2 ikut membacakan buku2 pelajarannya.Kadang2 juga disertai pertengkaran2 kecil karena aku seringkali kesal kalau sudah diterangkan beberapa kali tapi g ngerti2....pokoknya tiap kali belajar heboh antara ibu dan anak.
Tapi Alhamdulillah ....semua jadi berubah sejak memasuki masa2 kuliah....di terima di jurusan yang dia senangi membuatnya termotivasi untuk mendapat prestasi yang bagus. Sekarang, tanpa di kejar2 lagi oleh mamahnya dia tetap rajin..tetap semangat....
oh ya anakku yang satu ini juga rajin meminta do'a kepada mamah bapaknya sebelum menghadapi ujian.....

Monday, January 21, 2008

Nama membentuk karakter???

Membesarkan 3 anak dengan pola asuh yang sama, lingkungan yang sama  tapi ternyata hasil akhirnya beda.....3 anak ...3 karakter. Lucunya lagi tanpa kita sadari....semakin dewasa mereka semakin terlihat jelas ada hubungannya antara nama mereka dan sifat dan karakter yang mereka miliki.......... Yang paling jelas terlihat pada anak kami yang ke dua dan ke tiga. padahal tidak ada kesengajaan dari saya dan suami untuk membentuk karakter mereka sesuai nama...semua berjalan dengan sendirinya. .....sepertinya nama2 mereka adalah bentuk do'a kami dan sepertinya do'a kami sedikit demi sedikit mendapat jawaban ....wallahualam bi sawab.



Sunday, January 13, 2008

Turunan Guru

Kira2 2 hari yang lalu sibungsu ku bilang begini....." Mah aku mau ngasih les bahasa jepang buat teman2ku tapi gratisan kok"...ok..silahkan aja mamah malah senang...dalam hati ..lucu juga ya si kecilku ini...masa anak kelas satu SMA ngasih les buat temannya yang juga kelas satu dan sekelas pula ....pede amat yaa ..walaupun pantas aja dia PD ...secara nilai Bahasa jepangnya lumayan bagus baik di sekolah dan di tempat kursusnya . Terus Aku berfikir...oh barangkali dia terinspirasi oleh bapak - ibunya yang kebetulan berlabel "Guru". dan aku juga berfikir lagi...hmmm kita memang keturunan guru...jangan2 dia mengikuti jejak eyang, ninik, aki, tante dan kel lainnya yang  berprofesi sebagai guru.

Yah kami memang keturunan guru...dan cerita mengenai keturunan guru dimulai dari ibuku...yah sewaktu aku masih kecil ibuku memilih menjadi ftm....hingga kami menjelang remaja ibu baru mulai berprofesi sebagai guru di sekolah berbasis islam di bilangan kebayoran baru tepatnya di sisingamangaraja ....cukup lama beliau berkiprah di sekolah tersebut tapi pada akhirnya beliau memilih karir di dunia politik...hanya saja  kami lebih bangga mengenangnya sebagi ex guru dan bukan ex politikus.
hingga pada akhirnya menikah dan ketemu dengan suami yang terlahir dari pasangan guru....ya guru sekolah yang kehidupannya sederhana.....lucunya walaupun kami tau menjadi guru itu tidak bisa membuat seseorang kaya secara materi ..toh pada akhirnya suami juga memilih menjadi dosen juga di salah satu perguruan tinggi swasta di bandung (panggilan hati katanya....)
Akhirnya tentang aku....walaupun bukan sebagai profesi utama...aku juga sempat berprofesi sebagai guru selama lebih kurang 4 tahun dan sekarang berhenti karena jarak sekolah yang terlalu jauh dari rumah. tapi bukan berarti aku berhenti mengajar...karena alhamdulillah tetangga2 di sekitar rumahku mempercayakan anak2nya untuk belajar di tempatku...jadilah hingga saat ini 2 kali dalam seminggu aku mengajar privat...(lumayan ilmuku yang sedikit ini bisa bermanfaat). yang lucu lagi cerita dua saudaraku (kami tiga bersaudara)...ujung2nya mereka juga berstempel sebagai guru juga.  ...secara kakak juga mengajar, cuma statusnya lebih keren karena walaupun bukan dosen tetap  yang diajarnya itu mahasiswa S2 ( ini mah sepertinya hobby aja karena kalau g salah mengajarnya sebulan dalam setahun -sorry ya nan kalau salah) ....sedangkan adik mengikuti jejak ibu juga mengajar di sekolah yang sama hanya bukan di pusatnya melainkan di salah satu cabangnya.sebenanya bukan hal yang aneh kita bertiga bersaudara menjadi guru....yang aneh adalah kita mengajar ilmu yang sama...padahal background kita jauh berbeda.....
Nah sekarang tentang generasi ketiga alias anak2ku......nampaknya mereka juga mengarah2 ke profesi yang sama...si sulung sekarang sudah 2 semester ini menjadi AsDos dan ber cita2 menjadi dosen di Almamaternya (walaupun persyaratannya beraaat...cita2 boleh tinggi kan).....
Balik lagi ke si bungsu yang sebentar lagi akan dipanggil sensei oleh teman2nya (actually baru dapat 1 calon murid)...terinspirasi oleh bapak ibunya kah untuk menjadi guru?  ...he7...ternyata g juga...karena katanya dia mau ngajar (walaupun belum waktunya) terinspirasi oleh guru ngajinya (yang mahasiswa ITB) ...oaalah ...padahal mamahnya dah GR duluan nih.....

Monday, January 7, 2008

Nanam di Kuburan....siapa takut......




Tidaklah seorang Muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman yang kemudian (hasilnya) dimakan burung, manusia, atau binatang, melainkan hal itu bagi penanam itu menjadi sedekah. (HR Bukhari).

Prihatin dengan perbukitan bandung yang hanya terlihat hijau di musim hujan ( bukan hijau oleh tanaman keras melainkan hijau oleh rumput dan alang2 serta juga tanaman ladang) . Maka ....kelompok ibu2 pengajian tafsir Abu Yahya tergerak untuk berbuat sesuatu walaupun itu kecil ....mengumpulkan rupiah demi rupiah tiap minggunya...dan akhirnya terkumpullah sejumlah uang, yang kalau dilihat jumlahnya mungkin hanya cukup untuk membeli 1 tas branded kwalitas 2 ataupun kalau membeli baju di pasar barupun hanya dapat beberapa potong. Tapi syukur Alhamdulillah ..dengan uang tersebut (minus ongkos..thanks yaa P Akhmad ) kita bisa mendapat 40 pohon nangka mini dan 40 pohon petai (yang di beli di sentra pembibitan tanaman buah di Majalengka sehingga harganya relatif murah). Dan akhirnya dengan bantuan bapak2 dari DKM Nurshoffa dan Bapak2 dari komplek STIE ..pada tanggal 1 Januari kemarin kita bisa menanam pohon2 tersebut di area pemakaman di dekat kompleks kami. Kenapa memilih area pemakaman...karena menanam di sini relatif aman dari pencurian pohon dibanding di tempat lain ....kami sudah pernah mencoba menghijaukan area pinggiran sungai...tapi hanya beberapa saat saja tanaman2 nya sudah menghilang....mungkin mereka kabita (kepincut) dengan tanaman buah yang kami tanam. Begitulah hingga akhirnya kita jadi berkebun di Kuburan....

lihat juga http://berkebun-yuuk.blogspot.com/2007/10/berkebun-di-kuburan.html