Nah ga mau mereka berkembang jadi anak mamah dan anak manja yang bisanya cuma bilang "tolong mah" atau " tolong mba", dan juga untuk membuat mereka bisa tetap "survive" walaupun g ada mamah dan si mba maka sedikit demi sedikit saya mulai mengajarkan hal2 praktis kepada mereka......mulai dari cara menyetrika, mengoperasikan mesin cuci sampai ke hal2 sepele seperti memasukkan tali sepatu sekolah mereka.
Dan biasanya saya sering membahasakan kepada mereka hal2 praktis ini dengan sebutan "life skill" (tanpa perlu saya terjemahkan lagi).........jadi mereka sudah paham kalau mereka g bisa sesuatu maka mamahnya akan langsung mengajarkan dan menyuruh mereka mempraktekkan sambil bilang " life skill teh, mba atau de"......dan biasanya mereka langsung ngerti bahwa berarti mereka harus bisa mengerjakannya sendiri.
Begitu seterusnya sampai akhirnya sekarang mereka semakin dewasa dan semakin menguasai banyak hal melebihi ibunya sendiri.
Nah! kemarin ini saya tidak bisa mengerjakan sesuatu hal (mengaitkan tali penggantung ke flash disk yang baru saja saya beli ) ......dan akhirnya saya minta bantuan si bungsu untuk mengaitkannya.... ternyata buat si bungsu ini hal yg sangat2 mudah....dan yg mengagetkan si bungsu mengerjakannya sambil berkata kepada saya " life skill mah".....hehehe benar2 terbalik keadaannnya sekarang......dan sepertinya sekarang giliran mamahnya yg harus belajar life skill ke anaknya, karena anak2 sekarang lebih cepat menyerap hal2 baru apalagi yg berkaitan dengan teknologi canggih.........huuuaaaa mamahnya mah kalah jauuh deh.