Showing posts with label gogreen. Show all posts
Showing posts with label gogreen. Show all posts

Sunday, November 22, 2009

Lihat kebunku




Sudah lama kegiatan rutin kami di hari sabtu atau minggu ini kami tinggalkan, nah baru hari inilah kami kembali mengunjungi kebun2an kami di pangheotan.Sebenarnya saya sendiri tidak begitu menikmati kegiatan berkebun, nah daripada bosan menunggu suami yg sibuk "bercengkerama" dengan aneka tanaman buahnya maka saya menyibukkan diri dengan hobi baru saya ..apalagi kalau bukan "jeprat-jepret" ...objeknya ya tentu saja tanaman dan buah2an yang ada di kebun kami.

Tuesday, October 21, 2008

ritual tahunan kami......




Alhamdulillah....hujan mulai datang lagi....yah walaupun baru turun beberapa kali, tapi sepertinya ini pertanda akan datangnya musim hujan.
Dan seperti biasa kalau musim hujan hampir tiba, yang paling senang ya suami saya. karena berarti waktunya untuk menanam pohon kembali........waktunya untuk menghijaukan kembali kebun kami yg sempat gersang selama musim kemarau.Begitu terus yg kami lakukan dari tahun ke tahun.......dan ini akhirnya jadi semacam ritual tahunan bagi keluarga kami.

Sunday, March 16, 2008

Sayang Biji.............


Akhir2 ini tiap kali makan buah yang ada bijinya pasti ada pesan sponsor dari suami...."bijinya jangan dibuang yaa....dikumpulin disini aja (sambil nunjuk ke wadah biji)".......walaupun ini  g berlaku  rata untuk semua buah..... hampir sebagian besar buah yang kita makan ,bijinya harus disimpan lagi.........

Cuma saja diantara semua buah yang  sering kita makan , suamiku paling getol  menyuruh kita menyimpan biji lengkeng dan Alpukat....apalagi kalau Lengkengnya jenis yang lumayan bagus dan Alpukatnya  jenis mentega wah langsung deh kita semua  di wanti2 supaya nyimpan bijinya. entah kenapa suamiku kesengsem benar dengan 2 buah ini......

Tapi bicara soal kesengsem...sebenarnya suamiku ini memang benar2 niat untuk mengumpulkan aneka biji buah......jadi kadang2 kita beli buah bukannya karena senang sama rasanya......melainkan benar2 diniatkan untuk sekedar diambil bijinya......dari buah yang murah tapi langka seperti kecapi, yang khusus dibelinya ketika menengok kebun di Pangheotan....atau sampai yang harga sekilonya menurutku muuuahal banget  ....seperti aneka buah import yang biasa di beli di salah satu toko Buah T di kota Bandung (yang memang buah yang ada di toko tersebut susah dijumpai di toko buah atau supermarket lain).d

Ada sedikit cerita sedih tentang biji2 yang dikumpulkan ini....biji kecapi tepatnya.....setelah dimakan sebagian (g semuanya, soalnya asyeeem) dan sisanya diambil bijinya aja ....suamiku manyimpannya dengan hati2 dalam satu wadah.......keesokan harinya ketika mau melihat lagi biji2 kesayangannya itu.....tiba2 biji sekaligus wadahnya sudah menghilang........selidik punya selidik ....ternyata pembantuku yang membuangnya....dikiranya sampah !..............kebayang kan sedihnya hati suamiku....hikss aku jadi ikut sedih looo.

Tapi Alhamdulillah......walaupun sempat sedih karena kehilangan biji koleksinya.....suamiku ini tetap semangat untuk terus meneruskan hobinya yang satu ini.......terakhir untuk mengganti biji2 kecapinya yang hilang.....aku membelikannya korma Ajwa di pasar baru  .............wah suamiku senang sekali...yah dia juga diam2 mengkoleksi buah2an timur tengah seperti buah Tin  ......entah kenapa suamiku sangat2 Yakin bahwa buah2an tersebut bisa tumbuh disini .....

oh ya selain biji korma , kemarin dia juga mendapatkan pengganti buah kecapinya yang hilang ........ceritanya kemarin jum'at kemarin kita memang ke Lenteng Agung (daearah yang masih banyak pohon buah2an nya) silaturahim ke rumah kakak......nah di saat pulang jum'atan tiba2 dia melihat banyak kecapi2 yang berjatuhan di tanah....terus dia ambil 3 buah dan dibawa pulang (mudah2an tidak termasuk pencurian)........ketika saya bilang "kok ambilnya cuma tiga ?".........dia bilang " malu atuh ambil banyak2".....heheh iya juga yaaa.....bisa2  diteriakin "ada pencuri kecapiiiiii "............. hihihi gawaat kan .

Kembali dangan koleksi biji2nya suamiku.....terus biji2nya kalau sudah  dikumpulin buat apppaa?........yah sebagai agromania (nama milis tempat suamiku gabung) tentu aja buat ditanam kembali ............kebetulan di belakang komplek kita ada tanah kosong yang direlakan pemiliknya untuk dipakai berkebun....jadilah suamiku menyemai bibit2nya di tanah itu......
tapi sebenarnya kegiatan ini hanya sekedar hobi saja....
jadi kalau biji2 ini bisa tumbuh Alhamdulillah.....bisa digunakan untuk penghijauan di area perbukitan sekitar komplek perumahan kita .........atau bisa untuk sekedar koleksi pribadi. kalau gagal tumbuh juga atau hasilnya mengecewakan juga g apa2...yang penting sdh berusaha.








Monday, January 7, 2008

Nanam di Kuburan....siapa takut......




Tidaklah seorang Muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman yang kemudian (hasilnya) dimakan burung, manusia, atau binatang, melainkan hal itu bagi penanam itu menjadi sedekah. (HR Bukhari).

Prihatin dengan perbukitan bandung yang hanya terlihat hijau di musim hujan ( bukan hijau oleh tanaman keras melainkan hijau oleh rumput dan alang2 serta juga tanaman ladang) . Maka ....kelompok ibu2 pengajian tafsir Abu Yahya tergerak untuk berbuat sesuatu walaupun itu kecil ....mengumpulkan rupiah demi rupiah tiap minggunya...dan akhirnya terkumpullah sejumlah uang, yang kalau dilihat jumlahnya mungkin hanya cukup untuk membeli 1 tas branded kwalitas 2 ataupun kalau membeli baju di pasar barupun hanya dapat beberapa potong. Tapi syukur Alhamdulillah ..dengan uang tersebut (minus ongkos..thanks yaa P Akhmad ) kita bisa mendapat 40 pohon nangka mini dan 40 pohon petai (yang di beli di sentra pembibitan tanaman buah di Majalengka sehingga harganya relatif murah). Dan akhirnya dengan bantuan bapak2 dari DKM Nurshoffa dan Bapak2 dari komplek STIE ..pada tanggal 1 Januari kemarin kita bisa menanam pohon2 tersebut di area pemakaman di dekat kompleks kami. Kenapa memilih area pemakaman...karena menanam di sini relatif aman dari pencurian pohon dibanding di tempat lain ....kami sudah pernah mencoba menghijaukan area pinggiran sungai...tapi hanya beberapa saat saja tanaman2 nya sudah menghilang....mungkin mereka kabita (kepincut) dengan tanaman buah yang kami tanam. Begitulah hingga akhirnya kita jadi berkebun di Kuburan....

lihat juga http://berkebun-yuuk.blogspot.com/2007/10/berkebun-di-kuburan.html

Wednesday, November 7, 2007

Dan bintang2 pun perlahan menghilang


bandung dilihat dari Boscha

Bintang kecil di langit yang tinggi
amat banyak menghias angkasa
aku ingin terbang dan menari
jauh tinggi ke tempat kau berada

Hampir semua kita mengenal lagu ini, lagi ini seolah menjadi lagu wajib bagi setiap anak Indonesia, begitu berkesannya lagu ini bahkan hingga kita beranjak dewasapun kita tidak bisa melupakan lagu ini. Tetapi sadarkah kita bahwa lirik lagu ini sudah tidak sesuai lagi dengan kenyataan sebenarnya. Dahulu memang di malam hari kita masih bisa menikmati indahnya bintang-bintang di Angkasa, seolah permata yang bertaburan di langit yang gulita. Sekarang ini sangat sulit bagi kita menikmati indahnya bintang dengan mata telanjang.Bintang dan langit gelapnya sudah menghilang dari pandangan kita sedikit demi sedikit tanpa kita sadari.Mungkin lama kelamaan bila kita ingin melihat indahnya bintang kita harus memburunya ke observatorium atau barangkali lewat buku2 dan majalah.

Tahukah anda penyebab menghilangnya keindahan langit malam kita? Sadarkah kita semua bahwa keindahan langit malam kita dengan berjuta bintangnya telah tergantikan oleh kilau2 cahaya yang terang menyilaukan mata.Dan anehnya kilau cahaya itu datangnya bukan dari langit, tetapi dari bumi, dari tempat kita tinggal bahkan mungkin dari lingkungan kita sendiri. Cahaya menyilaukan itu berasal dari lampu-lampu di bumi yang ternyata tidak hanya menerangi bumi kita tapi juga langit kita. Ya tanpa kita sadari kita tidak hanya berkontribusi dalam polusi udara,air ,suara tapi juga kita sudah menambah satu lagi daftar polusi dengan yang bernama Polusi Cahaya !

Gambar2 di bawah ini menunjukan ..betapa bandung dan sekitarnya sudah terpolusi oleh cahaya. (foto2: koleksi pribadi - tim proyek zoning boscha )