Wednesday, November 7, 2007

Dan bintang2 pun perlahan menghilang


bandung dilihat dari Boscha

Bintang kecil di langit yang tinggi
amat banyak menghias angkasa
aku ingin terbang dan menari
jauh tinggi ke tempat kau berada

Hampir semua kita mengenal lagu ini, lagi ini seolah menjadi lagu wajib bagi setiap anak Indonesia, begitu berkesannya lagu ini bahkan hingga kita beranjak dewasapun kita tidak bisa melupakan lagu ini. Tetapi sadarkah kita bahwa lirik lagu ini sudah tidak sesuai lagi dengan kenyataan sebenarnya. Dahulu memang di malam hari kita masih bisa menikmati indahnya bintang-bintang di Angkasa, seolah permata yang bertaburan di langit yang gulita. Sekarang ini sangat sulit bagi kita menikmati indahnya bintang dengan mata telanjang.Bintang dan langit gelapnya sudah menghilang dari pandangan kita sedikit demi sedikit tanpa kita sadari.Mungkin lama kelamaan bila kita ingin melihat indahnya bintang kita harus memburunya ke observatorium atau barangkali lewat buku2 dan majalah.

Tahukah anda penyebab menghilangnya keindahan langit malam kita? Sadarkah kita semua bahwa keindahan langit malam kita dengan berjuta bintangnya telah tergantikan oleh kilau2 cahaya yang terang menyilaukan mata.Dan anehnya kilau cahaya itu datangnya bukan dari langit, tetapi dari bumi, dari tempat kita tinggal bahkan mungkin dari lingkungan kita sendiri. Cahaya menyilaukan itu berasal dari lampu-lampu di bumi yang ternyata tidak hanya menerangi bumi kita tapi juga langit kita. Ya tanpa kita sadari kita tidak hanya berkontribusi dalam polusi udara,air ,suara tapi juga kita sudah menambah satu lagi daftar polusi dengan yang bernama Polusi Cahaya !

Gambar2 di bawah ini menunjukan ..betapa bandung dan sekitarnya sudah terpolusi oleh cahaya. (foto2: koleksi pribadi - tim proyek zoning boscha )

9 comments:

  1. subhanalloh, hasil jepretan sendiri kah?

    ReplyDelete
  2. kangen bandung T_T
    iya yah ummi,seindah2nya kelip lampu dimalam hr masih lebih indah bintang yg nan jauh disana :)

    ReplyDelete
  3. Mungkin bintang bisa menghilang....
    Namun masih ada yang tak terbilang
    Bintang hatiku selalu tetap menjelang
    Di istanaku yang dibangun dengan kasih sayang

    ReplyDelete
  4. bukan teh............asisten suami waktu kerjakan proyek boscha

    ReplyDelete
  5. betul akang dan teteh......bintang sebagai penghias langit ( Q.S 67:5) keindahannya tak akan pernah tergantikan.

    ReplyDelete
  6. wah ....kalau ini mah bintang hatinya pak Sardjana seorang g mungkin ada di langit kan.

    ReplyDelete
  7. tapi bintang hatinya pak Sardjana g mungkin menghiasi langit kan............bintang yang ini menghiasai hati pak Sardjana seorang (......salam buat bintang hatinya :-) )

    ReplyDelete