Monday, April 14, 2008

Anti minimalis

Bahwa sekarang ini eranya "Minimalis" tentu semua orang sudah tau. Lihat saja majalah2 eksterior dan Interior, hampir semuanya menampilkan rumah ataupun interior bergaya minimalis.
Yah.....Dengan desain yang "simple" dan "clean"  siapa sih yang tidak jatuh hati pada gaya ini.

Tapi ternyata tidak semua orang suka dengan gaya ini..........salah satunya adalah temanku yang meminta aku membantu mendisain rumah barunya.
Dari awal beliau sudah wanti2 supaya rumahnya tidak bergaya minimalis......sambil menunjuk salah satu rumah minimalis yang tidak beliau sukai, dan juga sambil menyebut beberapa alasan kenapa beliau tidak menyukai gaya ini.
hmmmm......sambil terheran2 dengan pemikiran temanku ini aku sih mencoba mengerti prinsip beliau dan tentu saja mencoba menterjemahkan kedalam gambar .

akhirnya selesai sudah gambar itu...walau dengan sedikit usaha keras (maklum susah menghindari gaya minimalis)........dan bertemulah dengan temanku ini tadi pagi , untuk sekedar konsultasi. Hampir tidak ada masalah dengan disainku.....hanya saja beliau agak sedikit protes dengan salah satu bagian eksteriornya...........hehehe jujur saja aku memang sedikit menyisipkan gaya minimalis disalah satu bagian tampak mukanya  untuk menghindari kesan "Jadul" pada rumahnya.

Tadinya  kukira temanku g akan sadar dengan satu sisipan kecil ini.
Tapi ternyata aku salah kira! ........ karena beliau langsung sadar bahwa ada yang aneh pada gambar tampaknya. Beliau tau ada gaya minimalis disana walaupun sebagian kecil saja !
Beliau secara halus memintaku untuk segera menghilangkan bagian yang aneh tsb a.k.a unsur minimalisnya.

Mulai dari sini aku jadi tau dan tidak ingin lagi mencoba bermain2 dengan unsur minimalis di rumah temanku ini.............karena ternyata  temanku ini benar2 "anti minimalis" sejati.......dan sebagai konsekuensinya jadilah aku harus  membongkar2 koleksi buku2 dan majalah2 arsitektur lamaku untuk sekedar mencari referensi rumah2 non minimalis.hehehe...g papa deh, yang penting temanku yg "anti minimalis" senang.




36 comments:

  1. ternyata ada juga yg anti minimalis..
    trus dia sukanya yg kek apa mbak

    ReplyDelete
  2. Saya ingin teh Dwi jadi konsultan arsitektur rumah kami.........

    #Berharap biayanya tidak mahal.....he....he...he#

    BTW. Alhamdullillah sdh "on-air" kembali.................

    ReplyDelete
  3. wah.. mau dong dibikinin skets untuk ruang tamu.. masih kosong melompong & ga ngerti mo diapain.. :D

    ReplyDelete
  4. kemarin baru nengok rumah teman yg minimalis banget.... super mewah... tapi dingiiiin... mungkin itu alasannya kali yah...

    ReplyDelete
  5. emang cirinya minimalis itu gimana seh Bun? *kuper neh*

    ReplyDelete
  6. "Iyaaa..dari kemarin Nisa jalan nengok rumah(mo pindah) rata-rata gayanya minimalis :) "

    ReplyDelete
  7. kalo nggak minimalis berarti 'rame' ya mba........? kadang kalo pure minimalis kaku juga.......menurutku................:D

    ReplyDelete
  8. wah Mba,jago disain rumah ya? asik pastinya

    ReplyDelete
  9. bener2 anti mba Maya......
    Beliau sukanya gaya "Rumah Tropis" tapi tetep bukan yang "modern tropis" a.k.a tropis biasa

    ReplyDelete
  10. mungkin juga Nan......tapi alasan utamanya karena disain minimalis kurang cocok dengan iklim tropis........lagipula minimalis cuma tren sesaat sebentar lagi juga hilang.

    ReplyDelete
  11. sebenarnya sulit diungkapkan dalam bentuk kata2......tapi kurang lebihnya gaya minimalis itu banyak permainan bidang2 geometris.......tdk banyak (menghindari) memakai ornamen2 bangunan yang berlebihan seperti ukir2an/ profil serta detil2 bangunan yang ramai dan tidak fungsional.

    ReplyDelete
  12. Iya mba Nisa......gaya minimalis memang sedang menjamur, baik itu minimalis murni ,semi minimalis, atau minimalis modern tropis. pokoknya tetap ada unsur2 minimalisnya walau sedikit.

    ReplyDelete
  13. betul mba Ida.....minimalis itu gaya yang "bersih" dan "tidak ramai"........tapi minimalis di Indonesia tdk murni2 amat.....lebih banyak penyesuaiannya, terutama penyesuaian dengan Iklim tropis........jadi lebih ke arah "modern tropis" dan bukan "pure minimalis"

    ReplyDelete
  14. hehehe...bukan jago mba ..cuma sekedar mengamalkan ilmu yang pernah dipelajari. itupun bukan pekerjaan utama....yang utamanya ya ibu RT.

    ReplyDelete
  15. Kalo saya penganut : Rumah itu harus mengakomodasi kebutuhan semua anggota keluarganya.
    Jadi tidak bisa memaksakan diri harus minimalis atau penuh ukiran2.
    Semuanya tergantung sifat dan keseharian kebutuhan kita.
    Kalo memang si penghuni rumah sifatnya serba simple, clean dan neat...go ahead dengan minimalis.
    Tapi kalo masih suka pajangan, lukisan, ornamen2 dsb...tentunya minimalis kurang cocok.

    Euleuh2......punten ya Mbak Dewi....saya meni sok tau begini....hihihihi....
    Punten ahhh....jadi malu sama Sang Arsitek niyyy.... :D :D

    ReplyDelete
  16. pendapatnya teh Senny oke banget loo.....soalnya aku juga pernah baca blognya salah satu arsitek prof di jakarta (Anna hape) yang bilang persis seperti yang mba Senny bilang......bahwa gaya rumah itu mengikuti filosofi atau gaya hidup seseorang.
    jadi buat orang yang dasarnya "maximalis" alias senang rumahnya "ramai" jangan paksakan rumahnya bergaya "minimalis"...akan aneh jadinya. .

    ReplyDelete
  17. pendapatnya teh Senny oke banget loo.....soalnya aku juga pernah baca blognya salah satu arsitek prof di jakarta (Anna hape) yang bilang persis seperti yang mba Senny bilang......bahwa gaya rumah itu mengikuti filosofi atau gaya hidup seseorang.
    jadi buat orang yang dasarnya "maximalis" alias senang rumahnya "ramai" jangan paksakan rumahnya bergaya "minimalis"...akan aneh jadinya. .

    ReplyDelete
  18. kr2 musim minimalis sampe kapan b dewi? sy nunggu model br aja ah .....minimalis dah byk (nunggu model yg blum keluar ..... hehehehe ..... modelnya at......? ??!!!?????)

    ReplyDelete
  19. hehehe...berhubung bukan peramal , jadi belum tau deh sampai kapannya. kalau model rumah sebenarnya g ada yang benar2 baru....sama aja sama baju ..model lama bisa aja balik lagi dan jadi trend (retro gitu deh)

    ReplyDelete
  20. kayanya kalo saya milih yang minimalis demi mengatasi kantong yang juga minimalis hahahahahahahaha. ps: teh ntar kalo suatu saat punya rumah sendiri, mau dong dibantuin gambarnya hehehehe

    ReplyDelete
  21. jangan salah teh...minimalis cuma nama gayanya aja....tapi biayanya malah Maximalis....maklum banyak main di plat beton jadi banyak makan semen dan besi. tapi bisa diakalin kok gimana caranya supaya minimalis gayanya tapi biayanya juga bisa ikut minimalis.

    ReplyDelete
  22. bu posting model2 rumah design buatan ibu dong...

    ReplyDelete
  23. kalau model maksiminis atau minimaksin belum ada kan Teh? hehhehe

    ReplyDelete
  24. sementara ini masih senang bercerita aja bu Yuke.....belum ingin menampilkan hasil desain saya disini.

    ReplyDelete
  25. wah kalau 2 gaya yg teh Dian sebutin baru dengar tuh ...hehehe teh Dian mau bikin trend baru yaa.

    ReplyDelete
  26. Hihihihi....itu cuma cara pandang saya aja Mbak Dewi....
    Cuma mencoba penerapannya dalam gaya rumah dengan kehidupan kita sehari2, apa kah sinkron dan sejalan atau ngga :))

























    ReplyDelete
  27. setujuuuuu Teh.... kalo orang nya heboh, tinggal di rumah minimalis... jadi kedinginan dan kesepian...he he... kalo orangnya simple, tinggal di rumah yang agak ramean.... bisa puyeng melulu.... hihi..
    kalo saya.... diajak sepi2... ok.... diajak rame2... ya hayu..... jadi model rumah gak berubah2 dari jaman rekiplik karena gak ada pak dana nya... ha ha ha

    ReplyDelete
  28. wah ini mah aku banget.suka puyeng kalau lihat segala sesuatu yang "ramai" dan berlebihan.

    ReplyDelete
  29. yaaa mungkin yang anti minimalis memiliki banyak waktu di dunia ini untuk mengerjakan sesuatu yang anti minimalis, hehehe...

    ReplyDelete
  30. mungkin begitu...mungkin juga kenangan "rumah masa lalunya" sangat melekat kuat sehingga dia ingin mengembalikan memori itu......nah! sedangkan rumah Jadul kan g ada yg minimalis. hehehe ini baru satu kemungkinan loo, masih banyak kemungkinan2 lain.

    ReplyDelete
  31. kalo yg dompetnya tdk pas-pasan alias berlebih enak yach mbak......bisa ngatur sesuai keinginan....

    ReplyDelete
  32. dana besar memang lebih enak ..lebih leluasa...tapi dana terbatas pun g masalah kok teh...bisa diatur2.

    ReplyDelete
  33. blog berkesan, teruslah menulis.
    salam dari rumah minimalis

    ReplyDelete